Apa yang terlintas dalam benak kita ketika mendengar kata tablet dan smartphone?
Secara otomatis kita pasti akan membayangkan sebuah benda elektronik dengan segala fitur dan aplikasinya. Di masa sekarang ini banyak masyarakat yang memiliki tablet, terutama para pelajar dan mahasiswa. Banyaknya manfaat dari smartphone tentunya menjadi salah satu daya tarik bagi para pengguna. Namun, sudahkah kita memanfaatkannya untuk kegiatan belajar?
Universitas Negeri Semarang melalui Badan Pengembangan Teknologi
Informasi dan Komunikasi (BPTIK) menggandeng TechLife Magazine Indonesia
dan vendor IT terkemuka Hewlett Packard (HP) menyelenggarakan
workshop dengan tema “Optimalisasi Penggunaan Tablet dan Aplikasi untuk
Proses Belajar di Kampus”. Workshop ini diperuntukkan bagi mahasiswa
Unnes tanpa dipungut biaya dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada
mahasiswa tentang aplikasi pada smartphone dan tablet yang dapat
membantu proses belajar.Workshop tersebut terselenggara pada Kamis, 23 Oktober 2014 bertempat
di Gedung Serba Guna (GSG) Fakultas Ilmu Pendidikan dengan menghadirkan
pakar dibidangnya.
Harry Fajar pakar teknologi dari Techlife
Magazine Indonesia mengisi workshop untuk sesi pertama. Beberapa
aplikasi yang berguna untuk mahasiswa mulai diperkenalkan, tak lain
bertujuan untuk mengoptimalkan
smartphone yang dimiliki para mahasiswa. Selama ini smartphone seringkali hanya digunakan untuk komunikasi via telepon,
SMS, media sosial
, chatting dan game yang dimanfaatkan untuk menghalau kejenuhan. Kita tentunya tahu hampir semua mahasiswa saat ini memiliki
smartphone,
tapi sudahkah para akademisi saat ini menyikapi perangkat pintar
tersebut untuk hal yang berguna sebagai mahasiswa?
Banyak
aplikasi yang diperkenalkan oleh pakar dari salah satu majalah teknologi
di Indonesia tersebut.
Meskipun ada beberapa aplikasi yang sering kita temui, tapi dalam
workshop ini tentunya kita dapat mengoptimalkan penggunaan sesuai porsi
sebagai mahasiswa. Antara lain, GPA
calculator, Studious, Marriam webster dictionary,
Google translete,
Dropbox, Evernote, dan
Polaris office.
Berikut ini manfaat dari aplikasi yang diperkenalkan oleh pembicara:
1. GPA calculator
Aplikasi ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa tak hanya untuk menghitung seperti fungsinya secara umum, namun dapat digunakan untuk menghitung Indeks Prestasi (IP) tiap semester dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK). Jadi dengan adanya aplikasi ini kita dapat menghitung sendiri IP dan IPK secara mudah, tentunya setelah mengetahui nilai yang kita peroleh pada tiap mata kuliah.
2. Studious
Apakah Anda termasuk orang yang suka lupa mematikan suara tablet atau smartphone saat di kelas?
Suka lupa kalau ada tugas dan ujian?
Maka aplikasi Studious tepat untuk Anda. Aplikasi ini dapat dimanfaatkan sebagai alarm atau pengingat. Kita dapat mengatur jam berapa suara tablet atau smartphone kita harus mati saat di kelas, juga pengingat jika ada tugas dan ujian. Pengingat akan muncul sesuai dengan waktu yang telah kita atur.
3.Merriam Webster Dictionary
Aplikasi ini semacam kamus elektronik, namun di dalamnya dibekali dengan berbagai macam kelebihan. Diantaranya kita bisa mencari persamaan kata, lawan kata, kata favorit serta mengucapkan kata yang kita cari. Bagi yang kosa kata bahasa asingnya masih sedikit, aplikasi ini bisa sangat membantu.
4. Google translete
Google translete berfungsi untuk menerjemahkan kata maupun kalimat dari bahasa tertentu ke bahasa lain yang kita kehendaki. Google translete ini merupakan kamus lintas bahasa. Aplikasi ini bisa kita manfaatkan ketika kita sedang mencari tugas namun hanya tersedia dalam bahasa asing. Jadi bisa sedikit membantu bagi orang yang belum jago bahasa asing, misal bahasa Inggris.
5. Dropbox
Kalau kata pembicara, Dropbox itu semacam USB di awan. Ya, karena aplikasi itu bisa menyimpan file data kita secara on-line. Bisa menyimpan file kita yang cukup besar yang barangkali tidak muat jika hanya disimpan di flasdisk.
6. Evernote
Evernote ini sebuah aplikasi yang bisa digunakan untuk mencatat sebuah catatan. Fungsi umumnya hampir sama dengan aplikasi
note yang ada di
smartphone pada umumnya, namun memiliki beberapa kelebihan. Diantaranya: selain bisa mencatat dengan keyboard, aplikasi ini bisa mencatat dengan tulisan tangan, suara, foto bahkan link. Selain itu bisa juga digunakan untuk menyisipkan file, mengirim catatan ke teman serta bisa sinkron dengan berbagai media.
7. Polaris Office
Polaris Office adalah solusi Office gratis yang menawarkan penampilan
dan pengeditan dokumen Microsoft Office secara gratis. Aplikasi ini juga mendukung PDF. Jadi kita tetap bisa mengerjakan tugas yang harus diketik meskipun sedang dalam perjalanan atau kegiatan yang tidak memungkinkan untuk membawa laptop.
Acara tersebut terbilang sukses, hal tersebut dapat dilihat dari antusias para peserta yang selalu ramai pertanyaan setiap
sesi tanya jawab dibuka. Tak hanya itu workshop ini disponsori oleh
vendor IT ternama HP. Bahkan HP memberikan
doorpize menarik, yaitu sebuah tablet terbaru luncuran HP pada tahun ini,
HP 7 VoiceTab,
bagi peserta yang bisa mereview semua aplikasi yang telah disampaikan
dalam workshop.
Adanya workshop tersebut diharapkan dapat membiasakan para pengguna smartphone utamanya para mahasiswa untuk menggunakan aplikasi yang bermanfaat. Enam aplikasi di atas bisa kita unduh di Google Play. Demikian sedikit catatan yang saya peroleh, semoga bermanfaat.
*sebuah catatan yang sempat terendap